
Papua, Jumat
Pesawat Pilatus PC-6 PK-LTJ Mimika Air, yang jatuh setelah menabrak Gunung Sinap, Jumat (17/4) sekitar pukul 11.00 WIT, diperkirakan jatuh di dekat Sinak-Ilaga, Puncak Jaya koordinat S.0352 derajat - B.13744 derajat.
Kadiv Humas Mabes Polri ,Irjen Pol Abubakar Nataprawira kepada wartawan menyatakan, pilot pesawat nahas itu diketahui berwarga negara Korea bernama Naylinn, dengan kopilot Makmur, warga negara Indonesia.
"Untuk penumpang berjumlah delapan orang dewasa dan satu orang anak. Para korban sampai sekarang belum diketahui nasibnya," ujar Abubakar sambil menambahkan pihak Polda Papua dan pemerintah Puncak Jaya telah membantuk tim untuk penanganannya.
Sementara ini berdasarkan laporan dari Polda Papua, kecelakaan pesawat milik pemerintah Kabupaten Mimika tersebut disebabkan oleh faktor cuaca. Sebelum jatuh, pesawat tersebut kehilangan kontak sebelum jatuh, dan diketahui sinyal darurat yang dipancarkan pesawat tersebut sudah ditemukan terpancar di Gunung Sinap.
Berdasarkan keterangan dari Polda Papua juga diketahui pesawat yang jatuh tersebut mengangkut berita acara formulir C2 Pemilu, yaitu formulir mencatat perhitungan suara pada Pemilihan Legislatif pada 9 April 2009 lalu namun belum diketahui berapa jumlah formulir tersebut.
Pesawat Pilatus PC-6 dikenal sebagai pesawat yang tahan banting, dan memang dibuat untuk melayani daerah-daerah terpencil. Karena itu pesawat jenis ini berjulukan The Porter alias pengangkut barang. Kelebihan pesawat buatan Pilatus, sebuah perusahaan pembuat pesawat dari Swiss, ini adalah bisa dioperasikan di segala jenis medan. Artinya, pesawat ini bisa didaratkan di mana saja, termasuk lokasi yang tidak memiliki landasan udara. Jarak yang dibutuhkannya untuk take off juga tidak panjang, sehingga cocok dioperasikan di Papua. (Persda/Eko Sutriyanto/ink)
Berikut daftar penumpang dan awak pesawat menurut laporan Polda Papua:
1. Marghen Jitmau, Sekretaris KPU Papua
2. Pdt. Melkias Kiwak
3. Tolli (Ojek)
4. Herman Snafi, Ketua Panwas
5. Ruben Murib, Sekertaris distrik Gome
6. Wilem Mayau
7. Lasarus Wonda, Sekertaris distrik Beoga
8. Temina Murib, Ketua PPD Gome
9. seorang bayi