Selasa, 7 Februari 2012
Bursa ASIA :Hang Seng 20699.19 turun -10.75 atau -0.05% |Nikkei Average 8917.52 turun -11.68 atau -0.13% |Shanghai Composite 2291.90 turun -39.23 atau -1.68% |BSE Sensex 17601.27 turun -106.04 atau -0              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Kriminal  |  Warta Kriminal
Jumat, 3 September 2010 | 17:08 WIB
Polisi Pemeras Berstatus Terperiksa
Ilustrasi/Istimewa
Semanggi, Warta Kota

Tujuh anggota polisi yang diduga melakukan pemerasan sudah diserahkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya. Status mereka sebagai terperiksa.

"Kemarin sudah diserahkan ke Propam. Statusnya terperiksa. Mereka juga masih diperiksa terkait dugaan tindak pidananya," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Anjan Pramuka Putra, ditemui usai penyerahan bantuan enam sepeda motor dari kepolisian DEA, Jumat (3/9) siang.

Siapa ketujuh polisi tersebut, Anjan enggan menyebutkannya dengan alasan masih dalam penyelidikan. Kendati demikian, Anjan menegaskan bahwa pihaknya tidak pandang bulu kepada siapa pun termasuk anggota polisi yang bermain-main dalam kasus narkoba.

"Kita akan tindak tegas dan kita tidak mau mentolerir. Tentu kita juga tidak mau (kasus--Red) ini ditutup-tutupi. Kami akan terbuka, siapa pun yang terlibat nanti, sebab kan ada anggota BNN juga ya, pasti akan menerima sanksi," tandas Anjan.

Sampai saat ini ketujuh polisi tersebut masih diperiksa. Penyidik sedang mencari tahu hubungan antara ketujuh polisi dengan Septian, yang menyimpan satu gram sabu. Penyidik juga masih menyelidiki dugaan pemerasan yang dilakukan tujuh anggota polisi itu.

Ketujuh anggota itu ditangkap di Hotel Golden, Jakarta Pusat. Mereka diduga terlibat pemerasan atas calon pembeli narkoba yang ternyata seorang polisi narkoba Polda Metro Jaya yang sedang menyamar sebagai pembeli. (Dedy)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved