
Lebakbulus, Warta Kota
Pada H-7 atau Jumat (3/9) ini, para sopir dan awak bus angkutan Lebaran di Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Lebakbulus, Jakarta Selatan, seharusnya mengikuti tes urine.
Namun rencana itu dipastikan batal digelar hari ini, lantaran Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta masih membahas kapan kepastian tes urine dilaksanakan.
“Imbauan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta seharusnya tes urine terhadap sopir bus angkutan Lebaran digelar H-7. Tapi hal itu diundur karena pihak BNP sepertinya belum siap. Namun akan kami koordinasikan agar secepatnya dilangsungkan,” ujar Ferdinand Karel Wowor, Kepala Terminal Bus AKAP Lebakbulus, Jumat (3/9).
Pemeriksaan urine para sopir bus angkutan Lebaran, dikatakan Wowor, memang dilaksanakan oleh BNP karena mereka-lah yang memiliki fasilitas laboratorium untuk menggelar tes urine dan melakukan pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan nantinya akan diketahui sopir yang kerap menenggak minuman keras, menggunakan doping, ataupun mengonsumsi obat-obatan terlarang.
"Posko kesehatan yang ada di Lebakbulus hanya melakukan tindakan penanganan kepada para pemudik yang menjadi korban pembiusan, sakit, dan lain sebagainya," kata Wowor.
Posko-posko penunjang kelancaran arus mudik di Terminal Lebakbulus secara garis besar sudah siap pada H-7 ini. Sejauh ini telah berdiri posko kesehatan lengkap dengan dua unit ambulans yang disiapkan pihak Sudin Kesehatan Jakarta Selatan dan PMI Jakarta Selatan.
Selain itu, posko keamanan, posko pelayanan umum Dinas Perhubungan, dan posko uji kelaikan bus juga telah disiapkan guna menjamin kelancaran arus mudik maupun balik nanti.
Bagi Anda yang hendak mudik melalui Terminal Lebakbulus dan belum memesan tiket, ada baiknya segera melakukan pemesanan tiket. Karena tiket yang tersisa ke berbagai jurusan saat ini tinggal menyisakan tiket untuk H-2.
Sedangkan untuk H-3 telah habis terjual baik untuk kategori kelas ekonomi maupun non-ekonomi. (luc/Beritajakarta)