Selasa, 7 Februari 2012
Bursa ASIA :Hang Seng 20699.19 turun -10.75 atau -0.05% |Nikkei Average 8917.52 turun -11.68 atau -0.13% |Shanghai Composite 2291.90 turun -39.23 atau -1.68% |BSE Sensex 17601.27 turun -106.04 atau -0              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Gosip
Rabu, 1 September 2010 | 09:37 WIB
Lindsay Lohan Akui Kesalahan
Istimewa

AKTRIS yang dirundung masalah, Lindsay Lohan, telah mengakui kesalahannya dalam suatu wawancara yang disiarkan pada Selasa (31/8), tapi ia meremehkan masalah obat dan alkohol serta menyatakan karir aktingnya sekarang akan jadi prioritas.

Lindsay (24) baru-baru ini dibebaskan lebih awal dari penjara dan program rehabilitasi dan sekarang diperintahkan menghadiri pelajaran terapi prilaku dua kali dalam satu pekan.

Ia mengatakan kepada majalah Vanity Fair di dalam wawancara yang dilakukan satu pekan sebelum ia menjalani hukuman penjara bahwa ia akan memangkas gaya hidup hedonis untuk menghidupkan kembali karirnya.

"Aku ingin karirku kembali," kata Lindsay kepada majalah tersebut. "Aku ingin memperoleh kehormatan ketika aku membuat film besar. Dan jika itu harus ditebus dengan tak pergi ke klub pada malam hari, maka itulah yang terjadi. Bagaimana pun juga, itu tak menyenangkan."

Aktris "Freaky Friday" tersebut mengatakan hadir di Los Angeles beberapa tahun lalu sama dengan kebebasan dan uang tapi merusak prilaku, tapi sekarang ia "baik-baik saja" dan kemampuan aktingnya berada pada puncaknya.

"Aku tak peduli apa yang dikatakan orang lain. Aku tahu aku adalah aktris yang sangat bagus," katanya. "Dan aku tahu pada waktu lalu aku masih muda dan tak bertanggung jawab. Tetapi itulah yang namanya tumbuh dewasa. Orang belajar dari kesalahannya."

Yang membuat dia tambah bingung, katanya, ialah apa yang terus dia baca di berbagai tabloid AS, yang ia katakan "sangat menakutkan dan menyedihkan.

Laporan mengenai penyalah-gunaan alkohol berlebihan, katanya, sementara menghadapi ayahnya jauh lebih berat.

"Aku kira setiap orang memiliki bentuk kecanduannya sendiri dan berharap dapat mempelajari cara terbebas dari kecanduan itu," katanya.

"Aku kira pusat perhatian terbesar buat aku ialah belajar cara melewati semua trauma tersebut, yang telah ditimbulkan oleh ayahku di dalam hidupku."

Lindsay mengakui pada 2007 bahwa ia kecanduan alkohol dan obat, dan masuk pusat rehabilitasi sebanyak tiga kali. Ia diperintahkan memakai gelang pemantau alkohol pada Mei tahun ini dan dijebloskan ke dalam penjara karena mangkir dari kelas pendidikan alkohol yang diwajibkan sebagai bagian dari tiga tahun hukuman percobaannya.

Di dalam artikel Vanity Fair, Lindsay mengatakan ia "tak pernah menyalah-gunakan obat yang diresepkan" dan sebagian ia menyalahkan prilakunya, suka keluyuran di tempat yang keliru.

"Sangat banyak orang di sekelingku mengatakan mereka menyayangi orang yang keliru. Sangat banyak orang menerima dariku, mengambil dariku, dan tak memberi. Aku menghadapi banyak orang yang hadir buat aku utuh, kau tahulah, pesta."

Ia juga mengecam bahwa aktor muda Hollywood diperlakukan berbeda dan "masih harus terus mempertahankan kontrak mereka, mereka masih harus mempertahankan peran mereka" tak peduli dengan keunikan mereka, demikian hasil penuh wawancara di New York Post tersebut, sebagaimana dilaporakn Reuters Life! (Ant/apr)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved