Selasa, 7 Februari 2012
Bursa ASIA :Hang Seng 20699.19 turun -10.75 atau -0.05% |Nikkei Average 8917.52 turun -11.68 atau -0.13% |Shanghai Composite 2291.90 turun -39.23 atau -1.68% |BSE Sensex 17601.27 turun -106.04 atau -0              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Seks & Seksi  |  Kesehatan
Senin, 30 Agustus 2010 | 16:29 WIB
Hati-hati Gunakan Obat Tetes Mata
Ilustrasi/Istimewa

Palmerah, Warta Kota

Hati-hati menggunakan tetes mata, apalagi untuk anak di bawah umur. Bisa-bisa, penglihatannya justru terganggu.

Mata berair memang kerap dialami setiap orang, pada usia berapa pun. Mata berair bisa disebabkan berbagai faktor, di antaranya debu, angin, dan wangi-wangian yang tajam.

Namun, jangan pernah samakan mata berair pada orang dewasa dengan anak-anak. "Secara klinis sebenarnya sama, hanya penyebabnya berbeda," ujar spesialis mata dari Jakarta Eye Center, dr Damayanti Siswoyo, SpM.

Pada orang dewasa dan anak-anak, masalah mata berair sama-sama disebabkan oleh kelopak mata bagian bawah yang bergulir. Yang membedakan, pada orang dewasa, mata berair terjadi karena kelopak mata sudah mengalami kelonggaran, sedangkan pada anak-anak, mata berair terjadi karena faktor bawaan atau genetis.

Bila ini terjadi pada anak-anak, jangan berikan tetes mata terus-menerus. Pemakaian tetes mata haruslah dibatasi dan di bawah pengawasan dokter.

"Tetes mata mengandung bahan preservatif yang dapat menekan bola bota," ujarnya.

Damayanti bercerita, suatu kali ada kasus, seorang anak mempunyai masalah pada matanya, lalu diberi obat tetes mata terus-menerus oleh ibunya. Lama-kelamaan, anak tersebut mengalami gangguan pada penglihatannya. Ia merasa pandangannya sangat buram, bahkan hampir tidak bisa melihat sama sekali.

Sebenarnya ini bukan karena kelainan matanya, melainkan efek yang ditimbulkan dari tetes mata tersebut.

Oleh karena itu, mulai sekarang sebaiknya Anda berhati-hati menggunakan obat tetes mata, terutama pada anak-anak. Bila anak Anda mengalami gangguan pada matanya, sebaiknya segera bawa dia dan konsultasikan kepada ahlinya. (luc/Sehatnews)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved