Selasa, 7 Februari 2012
Bursa EUROPE :FTSE 100* 5892.20 turun -8.87 atau -0.15% |DAX 6764.83 turun -1.84 atau -0.03%              Bursa U.S :DJIA 12845.13 turun -17.10 atau -0.13% |Nasdaq 2901.99 turun -3.67 atau -0.13%              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Olahraga
Rabu, 18 Agustus 2010 | 13:21 WIB
Kecewa Yamaha, Rossi ke Ducati
BBC

Milan, Selasa

Valentino Rossi akhirnya mengumumkan rencananya untuk membela Ducati, usai balapan di Brno, Minggu (15/8).

Benarkah kepindahannya itu lantaran Yamaha, tim yang dibelanya sejak 2004, telah mengecewakannya? Rossi merasa tak dibutuhkian lagi oleh Yamaha.

"Saya kira seorang pebalap Italia di atas motor Italia akan sangat menarik minat para penggemar balap negeri kami. Ini merupakan tantangan baru yang sangat menarik. Terutama adalah saat saya sadar bahwa saya sudah tidak berhubungan dengan Yamaha," tutur Rossi.

"Situasi berubah sejak 2004. Yamaha telah memiliki banyak pebalap hebat dan mereka tidak membutuhkan saya lagi," imbuhnya.

Saat ini Yamaha memiliki pebalap Spanyol, Jorge Lorenzo, yang kini memimpin klasemen sementara kejuaraan dunia motogp tersebut.

Pihak Yamaha sendiri mengaku kecewa dengan keputusan 'The Doctor'. Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan, "Sayang sekali keputusan (Rossi) adalah pergi dan membela Ducati tahun depan. Kemarin adalah hari yang menyedihkan."

Meski terbersit ada rasa kecewa yang dialami Rossi, tetap saja spekulasi kepindahannya bermunculan. Salah satunya, terkait nilai kontrak yang ditawarkan Ducati.

Namun, Presiden Ducati, Gabriele del Torchio, punya pandangan yang berbeda. Menurutnya, Rossi pindah ke Ducati karena memiliki hubungan yang kuat dengan manajer umum pabrikan Italia tersebut, Filippo Preziosi.

"Saya yakin bahwa alasan utamanya (Rossi pindah ke Ducati) adalah hubungan yang sudah terbentuk lama dengan Filippo Preziosi. Saya percaya, ini adalah faktor kuncinya. Ini bukan menyangkut uang," ujar del Torchio.

Di sisi lain, del Torchio berharap Yamaha melepas Rossi pada akhir tahun, meski itu mutlak keputusan mereka. Apalagi Ducati telah melepas Casey Stoner untuk mengendarai Honda di musim mendatang.

Lalu siapa pendamping Rossi? "Akan ada pebalap kedua dan kami sedang dalam pembicaraan dengan Nicky Hayden. Saya yakin, kami akan mendapatkan sebuah kesepakatan dengannya, meskipun kami belum menandatangani apa pun," kata del Torchio. (Fred Mahatma TIS)

Share on Facebook
A A A
mujay
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
kalo tidak ada rossi yamaha tidak semakin terdepan lagi donk... padahal klo ada rossi di motogp produksi sepeda motor yamaha diindonesia laku keras....
benni
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
semua sepakat,Rossi yang mengembangkan Yamaha ampe bisa seperti sekarang..lihat Honda setelah ditinggalkan Rossi,cuma bisa jadi pecundang..Lorenzo ketiban untung,dapet motor yg uda oke dari Rossi...kita tunggu tangan dingin Rossi di Ducati..saya yakin Rossi sukses bersama Ducati..
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved