
Cempakaputih, Warta Kota
Untuk meningkatkan kualitas udara di wilayahnya, Pemerintah Kota Madya Jakarta Pusat kembali menggelar hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day.
Minggu (12/4), ribuan warga dari Kecamatan Joharbaru, Senen, dan Kemayoran tumpah ruah memadati Jalan Letjen Soeprapto. Mereka melakukan berbagai kegiatan olahraga, seperti sepeda santai, futsal, lari, dan senam.
HBKB di Jalan Letjen Suprapto tersebut pukul 06.00-11.00. Seluruh warga yang memadati kawasan jalan tesebut mengaku sangat senang. Mereka berharap agar HBKB digelar secara rutin. Rencananya, kegiatan tersebut akan kembali digelar pada Oktober mendatang.
”Tentu kami sangat senang karena dapat menikmati libur bersama keluarga bermain di jalan raya yang telah ditutup,” ujar Andi, warga Kemayoran sebagaimana dilansir beritajakarta.com.
Kepala Kantor BPLHD DKI, Peni Susanti, mengatakan, kegiatan HBKB di Jalan Letjen Suprapto tersebut waktunya dipercepat dari jadwal semula. Jika sebelumnya ditetapkan pukul 06.00-14.00, maka saat ini hanya digelar sampai pukul 11.00 saja. Kententuan ini didasarkan pada imbauan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.
Dikatakan Peni, HBKB di wilayah DKI Jakarta sudah digelar sejak tahun 2002. Diawali di Jl Sudirman-Thamrin. Kemudian disusul, di seluruh wilayah kota administrasi. Tujuan pelaksanaan HBKB ini, yaitu sebagai ajang kampanye untuk menyadarkan masyarat akan pentingnya udara bersih. Sehingga melalui HBKB ini diharapkan masyarakat mau beralih menggunakan angkutan umum.
”Sehingga diharapkan ada pemulihan udara, menjadi bersih dan sehat,” lajutnya.
Wali Kota Jakarta Pusat, Sylviana Murni, mengatakan, dengan adanya HBKB diharapkan dapat mengurangi pencemaran udara di wilayah Senen dan sekitarnya. Dia pun berjanji akan terus mengkampanyekan pada masyarakat agar mau bersama-sama untuk mendukung kegiatan ini.
”Jika itu semua tewujud, maka saya yakin masyarakat akan merasakan hasilnya karena Jakarta menjadi kota yang bersih dan sehat,” terangnya.
Dikatakan Sylvi, pihaknya telah memberikan bantuan bagi warga Joharbaru, Senen, dan Kemayoran berupa 100 alat pembuat lubang resapan biopori, 100 paket buku pembelajaran internet, 1.000 paket carmil party, 100 paket buku cerita anak-anak, dan 100 pohon produktif. (Sigit Nugroho)