Selasa, 7 Februari 2012
Bursa ASIA :Hang Seng 20699.19 turun -10.75 atau -0.05% |Nikkei Average 8917.52 turun -11.68 atau -0.13% |Shanghai Composite 2291.90 turun -39.23 atau -1.68% |BSE Sensex 17601.27 turun -106.04 atau -0              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Kota Hijau  |  Berita Hijau
Senin, 9 Agustus 2010 | 16:30 WIB
Nadine Chandrawinata Ajak Selamatkan Lautan
Kompas Entertainment/Okke Gania

Ancol, Warta Kota

Saking cintanya pada hobi menyelam, Puteri Indonesia yang juga artis film Nadine Chandrawinata merasa tidak pernah nyaman saat melihat ada sampah di lautan. Sampah, apapun itu, termasuk pencemaran air laut dari limbah maupun tumpahan minyak, membuat air laut kotor dan tak enak dilihat.

"Aku sangat prihatin setiap melihat lautan Indonesia," kata Nadine ketika ditemui acara "Artis Sayang Laut" di Seaworld Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (7/8). Selain Nadine, hadir pula sejumlah rekannya seperti Aline Adita dan Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhammad.

Nadine mengibaratkan, lautan di Indonesia adalah rumahnya. Kalaupun rumahnya itu kotor, pemain film Realita Cinta dan Rock 'n Roll sudah pasti ingin segera membersihkan. Namun, tak mudah bagi kakak kandung artis kembar Marcel dan Mischa Chandrawinata itu melakukannya seorang diri.

Nadine pun lantas meminta tolong pada Fadel yang kebetulan membidangi laut Indonesia. "Setiap kali diving, aku selalu melihat sampah. Selalu tidak nyaman. Tapi kemudian aku langsung survei dan menemui bupati setempat agar memperhatikan kebersihan laut," ujar Nadine.

Beruntungnya lagi, setelah berhasil menemui Fadel, Nadine segera mengutarakan niat dan maksudnya tersebut. "Aku bilang ke Pak Fadel agar membantu memperbaiki alam kita. Perlahan tapi pasti," ujar Nadine yang pernah berfoto di sejumlah titik penyelaman di beberapa laut Indonesia itu.

Setiap titik penyelaman itu Nadine selalu melihat kerusakan yang beragam, terutama terumbu karangnya. Dia berharap, lautan di Tanah Air dapat diperbaiki agar tetap bisa dinikmati generasi di masa yang akan datang.

"Aku mau setiap bulan ada gerakan bukan diving, tetapi mengangkat sampah di lautan. Kita adalah perusak laut terbesar, tetapi kita juga bisa menjadi penyelamat laut," ujar Nadine. (Irwan Kintoko)

Share on Facebook
A A A
muhamad guntur
Selasa, 14 Desember 2010 | 11:17 WIB
yang jadi masyalah sampah mau dikemanakan
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved