Selasa, 7 Februari 2012
Bursa ASIA :Hang Seng 20699.19 turun -10.75 atau -0.05% |Nikkei Average 8917.52 turun -11.68 atau -0.13% |Shanghai Composite 2291.90 turun -39.23 atau -1.68% |BSE Sensex 17601.27 turun -106.04 atau -0              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Pelesir  |  Berita Wisata
Rabu, 4 Agustus 2010 | 12:17 WIB
Pemudik Naik Kereta Akan Naik
Warta Kota/henry lopulalan

Palmerah, Warta Kota

Direktur Utama PT Kereta Api, Ignatius Jonan, memperkirakan volume penumpang kereta api pada Lebaran 2010 naik 1,69 persen dibanding 2009.

"Volume penumpang naik 1,69 persen atau dari 2.610.097 penumpang tahun 2009 menjadi 2.654.226 penumpang tahun 2010," kata Ignatius Jonan di Jakarta, Rabu (4/8).

Menurut Jonan, Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan kawasan tujuan mudik Lebaran paling besar di Tanah Air.

Selain itu, kata Jonan, PT KA juga menyediakan kereta pengangkut barang. Tapi, masa pelayanannya hanya H-10 sampai H-8, sebab setelah H-8 semua armada akan dikerahkan untuk mengangkut penumpang.

PT Kereta Api (KA) menyiapkan 198 kereta api reguler dan 34 kereta api tambahan untuk melayani angkutan mudik Lebaran 2010. Penambahan itu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang ke Jawa Tengah dan Jawa Timur pada H-7 sampai H+8.

Sementara itu, Direktur Komersial PT KA, Sulistyo Wimbo, menambahkan, untuk di Jakarta loket pemesanan tiket mudik lebaran dimulai pada H-30. Agar layanan berjalan lancar, kata Sulistyo, jumlah agen pemesanan tiket ditambah dari 23 agen menjadi 45 agen.

Cara membeli tiket pun, kata dia, juga dipermudah. Penumpang tidak harus ke loket tapi bisa melalui kantor pos. Kemudian, call centre yang terdapat di Kantor Daerah Operasi I PT KA juga bakal dioptimalkan lagi untuk menerima pemesanan tiket.

Kahumas Daop I, Mateta Rizalulhaq, mengatakan, PT KA juga menyiapkan sistem pemesanan tiket yang lebih efisien, sehingga dapat menghindari pemudik dari aksi para calo. Salah satunya dengan memanfaatkan fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM), kantor pos dan giro, serta agen-agen penjualan tiket KA.

Dengan adanya layanan ini masyarakat yang berniat melakukan mudik pada lebaran nanti, dapat segera memesan tiket jauh-jauh hari sebelum mudik.

Mengenai jumlah armada, Mateta memastikan jumlahnya cukup untuk memberangkatkan semua penumpang. Jumlah kereta yang disiapkan 154 kereta api, meliputi kelas eksekutif 29 kereta, kelas bisnis 21 kereta, dan kelas ekonomi sebanyak 82 kereta. Seluruh kereta ini akan melayani perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota, Gambir, Tanahabang, Pasar Senen, dan Jatinegara.

Sedangkan untuk layanan kereta angkutan barang akan dibatasi hingga H-8. Pasalnya, setelah itu semua kereta akan dikonsentrasikan untuk layanan orang.

"Jadi, kami imbau kepada pemudik yang membawa barang, seperti sepeda motor, sebaiknya diberangkatkan dulu barangnya. Jangan mendekati hari H," katanya. (Antara/ink)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved