
Jakarta, Warta Kota
Diva pop Indonesia, Krisdayanti, mengaku dibayar Rp 1 miliar lebih untuk penampilannya di gedung bertaraf internasional, Esplanade, di Singapura pada 9 Mei nanti. Krisdayanti pun merasa tersanjung sekaligus mendapat kehormatan besar karena dihargai layaknya artis internasional.
Saat disodorkan surat kontrak, Krisdayanti sempat terkejut mengetahui dirinya ditawari harga sangat tinggi oleh promotor Heads Up untuk menyanyikan 25 lagu di gedung prestisius tersebut.
”Hati saya langsung meleleh menerima pinangan promotor Heads Up ini karena harganya cocok. Harganya lumayan lah seperti show Tahun Baru,” ungkap saat ditemui di Magenta Restauran, Jalan Wijaya IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4). Sebelumnya, penyanyi yang akrab disapa Yanti itu pernah konser di Suntex, Singapura, pada tahun 2004 dengan kapasitas penonton 5.000 orang.
Dalam konser di Singapura yang akan datang, tiket yang disediakan hanya 1.600 lembar dengan harga 78 dolar AS, 98 dolar AS, 128 dolar AS, 158 dolar AS, dan 188 dolar AS.
Sebagai pembanding, honor Mariah Carey ketika manggung di Jakarta beberapa tahun lalu adalah 300.000 dolar AS atau sekitar Rp 3 miliar. Menurut Promotor Javamusikindo, Adrie Subono, honor itu tergolong murah karena Mariah tengah butuh publikasi akibat popularitasnya merosot. Tarif Mariah Carey biasanya 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 10 miliar.
Yang membuat Yanti makin tersanjung adalah karena tarif itu hanya untuk dirinya saja. ”Biasanya, suami saya kasih paket untuk kontrak konser, termasuk band dan dancer. Tapi ini pure saya sendiri, terpisah dari band dan dancer. Bagus ya,” ucap istri musisi Anang Hermansyah ini. Selain harga dan venue yang cocok, Yanti juga dibebaskan bereksplorasi dengan musik, dan bebas memilih music director.
Pihak promotor, Kevin Chin, mengungkapkan rasa bangganya bisa mengundang Yanti. Menurutnya, Yanti sangat terkenal di Singapura. Menjelang konser nanti, katanya, sebuah majalah lokal terjual habis dalam sekejap di pasaran karena memuat foto Krisdayanti sebagai sampulnya.
Dalam konser di Singapura mendatang, Yanti mengatakan, dirinya tak perlu heboh dengan kostum, koreografer, atau visual yang spektakuler. Yanti akan lebih fokus kepada lagu, dan kostum cukup mempertimbangkan nilai fashionnya, mengingat masyarakat Singapura sangat fashionable. Yanti hanya perlu ekstra les salsa, karena beberapa lagu, salah satunya Mencintaimu, diarransemen secara salsa.
”Saya sudah dewasa, jadi cukup bicara banyak soal musik. Untuk itu, saya latihan olahraga, vokal, dan menurunkan berat badan,” ucap Yanti. Dua sahabat Yanti di Malaysia, Sheila Madjid dan Siti Nurhaliza, dikabarkan akan datang ke konser itu. (yus)