Selasa, 7 Februari 2012
Bursa EUROPE :FTSE 100* 5892.20 turun -8.87 atau -0.15% |DAX 6764.83 turun -1.84 atau -0.03%              Bursa U.S :DJIA 12845.13 turun -17.10 atau -0.13% |Nasdaq 2901.99 turun -3.67 atau -0.13%              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Humor
Kamis, 8 Juli 2010 | 10:04 WIB
Polisi Galak
Warta Kota/YP Yudha

CEPLIS sedang duduk di bangku halte bus bersama para penunggu kendaraan umum. Mereka lagi seru-serunya membahas kemenangan Belanda atas Uruguay di semifinal Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan.

Di sampingnya ada seorang perempuan cantik. Lagi enak-enaknya nguping masalah sepakbola, tiba-tiba datang polisi marah-marah ke tukang ojek yang mangkal di situ.

"Saya pikir polisi ini sakit jiwa, marahnya kelewatan," kata Cuplis sambil melirik ke cewek di sebelahnya. "Kau tahu siapa aku?" tiba-tiba gadis itu bertanya begitu. "Tidak," jawab Cuplis. "Saya anak polisi itu," kata sang gadis.

Dijawab begitu Cuplis kaget. "Dan kau tahu siapa aku?" tanya Cuplis. "Tidak," jawabnya. "Syukurlah," kata Cuplis sambil ambil langkah seribu. (Bang Kota)

(Dikutip dari rubrik Meseeem...ye... harian Warta Kota, Kamis, 8 Juli 2010)
 

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved