Selasa, 7 Februari 2012
Bursa ASIA :Hang Seng 20699.19 turun -10.75 atau -0.05% |Nikkei Average 8917.52 turun -11.68 atau -0.13% |Shanghai Composite 2291.90 turun -39.23 atau -1.68% |BSE Sensex 17601.27 turun -106.04 atau -0              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Jumat, 19 Maret 2010 | 14:24 WIB
Jangan Asal Mencukur Bulu
parentingsquad.com

Palmerah, Warta Kota

Bagi kaum Hawa, bulu berlebihan di beberapa bagian tubuh kerap membuat risih dan kurang percaya diri. Tapi jangan khawatir. Bayang-bayang kecemasan akibat lebatnya bulu dapat dipangkas dengan praktis, mudah, dan cepat.

Alat cukur menjadi alternatif yang paling diminati untuk melenyapkan bulu-bulu halus di tubuh kita. Tapi, kita diwajibkan untuk tetap berhati-hati.

Pasalnya, teknik mencukur yang tidak tepat, seperti menggerakkan pisau cukur berlawanan dengan arah tumbuh rambut dapat menimbulkan bintil-bintil merah pada permukaan kulit yang habis dicukur.

Untuk itu, simak tiga trik aman mencukur bulu, seperti dilansir Prevention Indonesia, berikut ini:

Pertama, pilihlah pisau cukur. Mencukur bulu, terutama di daerah ketiak dan lengan, sebaiknya memilih alat cukur yang memiliki pisau ganda.

Sedangkan mencukur untuk daerah sensitif, seperti daerah kewanitaan, lebih baik menggunakan alat cukur dengan satu mata pisau yang tidak terlalu tajam.

Agar terhindar dari kuman, jangan lupa untuk mengganti alat cukur kita tiap tiga bulan sekali.

Kedua, cegah iritasi dengan cara mengoleskan baby oil secukupnya pada permukaan kulit yang baru dicukur. Cara ini bisa menjadi langkah antisipasi timbulnya iritasi kulit, seperti bintil merah dan gatal.

Ketiga, bila kulit tergores karena pisau cukur segera obati dengan mengoleskan lipbalm yang mengandung petroleum jelly pada luka. Cara ini dapat mengurangi peradangan dan mampu menyembuhkan luka lebih cepat. (luc)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved