
Gambir, Warta Kota
PANGLIMA TNI Jenderal Djoko Santoso mengaku intelijennya mengendus adanya beberapa ancaman terkait kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama. "Ada kerawanan-kerawanan," ujarnya singkat ketika ditanya mengenai analisis intelijen sejauh ini terhadap situasi keamanan terkait rencana kedatangan Obama, di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (11/3).
Namun, dilanjutkannya, jajarannya bersama Polri terus berupaya mengantisipasi dan menanggulangi ancaman tersebut sebelum kedatangan hingga kepulangan Obama dari Indonesia. "Kami lakukan dengan penyesuaian pengerahan jumlah kekuatan dan disterilisasi di daerah-daerah," timpalnya engggan mengungkap daerah-daerah yang dimaksud.
Terkait pengamanan Obama, Djoko mengungkapkan kendali utama pengamanan tetap berada di tangan TNI. Polri, dilanjutkannya hanya berada di ring 2 dan ring 3 pengamanan. "Itu terutama dalam rute pengamanan perjalanan (Obama-Red)," lengkapnya. (Persda Network/Roy)