Minggu, 5 Februari 2012
Bursa EUROPE :FTSE 100* 5796.07 naik 5.35 atau 0.09% |DAX 6655.63 naik 38.99 atau 0.59%              Bursa U.S :DJIA 12705.41 turun -11.05 atau -0.09% |Nasdaq 2859.68 naik 11.41 atau 0.40%               Transjakarta mogok di depan RS Dharmais akibatnya arus lalin S Parman arah Slipi tersendat. (TMC)              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Jumat, 26 Februari 2010 | 09:30 WIB
Kini Pria Bisa Tes Kesuburan di Rumah
corante.com

New York, Kamis

Alat tes kesuburan di rumah kini bukan hanya diperuntukan bagi perempuan. Tidak lama lagi pria juga bisa melakukan pemeriksaan kesuburanya di rumah, dengan alat yang bentuknya mirip alat tes kehamilan.

Alat ini sudah siap dipasarkan di Eropa, dan sedang dalam penelitian lembaga Food and Drug Administration (FDA) sebagai syarat masuk pasar Amerika Serikat.

Alat ini ditujukan bagi pasangan suami-istri yang mendamba anak, namun belum mau mendapat bantuan profesonal, kata Dr John Herr dari University of Virginia di Charlottesville, yang membantu mengembangkan alat ini.

Katanya lagi, alat ini untuk mengetahui penyebab belum terjadinya kehamilan, apakah sang pria yang menjadi faktornya. "Dan itu bisa dilakukan secara pribadi dengan biaya sangat murah," ujar Herr

Alat ini rencananya akan dijual di AS dengan haga 25 dolar AS, yang tentunya jauh lebih murah dari pemeriksaan semen (cairan yang mengandung sperma) di laboratorium, yang mulai dari 65 dolar sampai 225 dolar tergantung di mana tempat tinggalnya di negara Paman Sam tersebut.

Dalam terbitan Human Reproduction, Herr dan timnya melaporkan hasil penelitian yang membandingkan keakuratan alat bernama SpermCheck Fertility ini dengan pemeriksaan standar di laboratorium. Merka menggunakan sample sebanyak 225 semen.

Disebutkan di sana, akurasi alat itu saat penelitian dilakukan sampai 96 persen dibanding pemeriksaan standar.

Sampai saat ini patokan kesuburan normal bagi para pria adalah semennya mengandung 20 juta sperma/milimeter (mm). Dia akan dikatakan tidak subur jika jumlah spermanya di bawah 5 juta sperma/mm.

"Pada dasarnya alat ini akan memberi tahu tingkat kesuburan pria. jika kedua indikator menunjukkan negatif, maka sudah waktunya pria itu bertemu pakar kesuburan," kata Herr.

Alat ini bekerja dengan mendeteksi antigen yang ditemukan di permukaan kepala sel sperma, yang dikenal dengan nama SP-10 yang ditemukan Herr dan timnya. Butuh waktu 10 tahun bagi tim tersebut untuk menemukan dan membuat alat penghitungnya. Untungnya penelitian ini mendapat dana dari National Institutes of Health. (Reuters/ink)

Share on Facebook
A A A
supriyanto
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Semoga bermanfaat....dan mempermudah diagnosa....hanya sekarang ini ada yg lebih praktis dan mudah dipelajari plus bisa diketahui juga terapinya...yaitu pengobatan herba...HPA jauh sebelum itu sudah bisa mendeteksi apakah PRIA atau WANITA subur atau tidak dan herbanya apa hanya dengan melihat telapak tangan dan kuku,,,subhanallah...tertarik dan mau belajar...hub : 0856.979.48756
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved