
Jakarta, Warta Kota
Persitara Jakarta sedang ditimpa kemalangan. Laskar Si Pitung harus meladeni permainan kelas atas Persipura Jayapura tanpa enam pemain intinya. Setelah dihajar 3-0 oleh Persiwa Wamena, Persitara menghadapi tim kuat dari timur itu di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat (19/2).
Enam pemain Persitara yang absen pada duel itu adalah Hariman Siregar, Musryid Money, Ledi Utomo, Wawan Darmawan, Assa Nurcahya, dan Firdaus Ramadhan.
"Kondisinya fifty-fifty. Kami tak mau ambil risiko dengan memaksakan mereka. Kami juga sudah konsultasi dengan dokter. Mereka diragukan tampil, tetapi kita lihat saja kondisi terakhir mereka," kata Manajer Persitara, Hary Ruswanto, dari Jayapura, kemarin.
Kata Hary, Hariman terkena muntaber, Assa positif terjangkit Malaria. Sedangkan Ledi, Money, Wawan, dan Firdaus cedera saat bertanding di kandang Persiwa, Stadion Pendidikan, Wamena, tiga hari lalu.
"Lapangan di Stadion Pendidikan sangat keras. Ledi dan Money cedera di tumit, sedangkan Wawan hidungnya bermasalah karena kena sikut. Ini benar-benar melengkapi penderitaan kami," jelas Hary.
Tanpa kekuatan penuh, Persitara takkan bisa berbuat banyak di kandang Persipura. Dengan kekuatan penuh pun mereka sulit mengimbangi permainan Persipura. Ketika bermain di Stadion Gelanggang Mahasiswa, Jakarta, Persipura menggulung Persitara 3-0.
Meski sangat diunggulkan, Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, tetap akan bermain serius dan tak meremehkan lawan. "Mereka di zona degradasi, sehingga akan tampil semangat. Saya harap pemain kami tidak terlalu over confident," kata Jacksen.
Kemungkinan Persipura akan menurunkan pemain lapis keduanya. Tiago akan mengistirahatkan pemain terbaiknya untuk mengantisipasi padatnya jadwal kompetisi Indonesia Super League yang berdekatan dengan babak penyisihan Liga Champions Asia.
Matikan goal getter
Sementara itu, Persiwa akan menerapkan strategi seperti menghadapi Persitara ketika menjamu Pelita Jaya Karawang, hari ini. Kata Pelatih Persiwa, Zaenal Abidin, dia akan mematikan gerak goal getter tim tamu.
"Ketika menghadapi Persitara, kami mematikan gerak John Tarkpor. Menghadapi Pelita Jaya, kami akan melakukan hal yang sama. Kami akan membuat Redouane Barkoui tidak berkutik," kata Zaenal.
Musim lalu, Barkoui pernah membela Persiwa satu putaran. Zaenal tak begitu takut dengan hadirnya pemain asal Maroko itu di kubu Pelita Jaya. Katanya, dia tetap optimistis timnya bisa meraih kemenangan lagi di kandang.
"Kami optimistis bisa mengamankan poin penuh di kandang. Kuncinya bermain menyerang. Para pemain saya akan lebih berani untuk menekan Pelita Jaya dan banyak melakukan umpan silang," ucap Zaenal.
Menurut Zainal, lawannya kali ini merupakan tim yang bagus dengan dengan ciri khas bermain melebar. Laskar Karawang berpotensi menyulitkan para pemain Persiwa. "Karena itu, kami akan mematikan lini tengah Pelita Jaya agar tidak bisa mengembangkan permainannya. Mereka bermain bagus dengan peran Esteban Viscara yang sangat dominan," tandasnya. (Merdi Iskandar)