
Bogor, Warta Kota
Kapolwil Bogor Kombes Unggung Cahyono menyoroti tingginya angka kriminalitas di wilayah Bogor. Sorotan Kapolwil itu diutarakan terkait banyaknya kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta makin tingginya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Setiap menggelar analisa dan evaluasi (anev), saya selalu dapat laporan kasus curas, curat, dan curanmor. Apalagi curanmor yang kuantitasnya cukup tinggi di wilayah Polresta Bogor," ujar Kapolwil saat menjadi insperktur upacara dalam apel di Markas Polresta Bogor, Senin (8/2) siang.
Dalam kesempatan itu Unggung mengatakan, badan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (babinkamtibmas) menjadi ujung tombak dalam pencegahan kasus kriminal di wilayah masing-masing. Selain itu, Polwil Bogor juga sedang menggelar Operasi Fajar. Untuk pelaksanaan operasi ini, kapolwil sudah memerintahkan seluruh kapolres untuk mengerahkan para kepala satuan turun langsung memimpin operasi tersebut.
"Untuk wilayah Kota Bogor terbagi dalam lima zona, yang dikepalai oleh seorang kasat. Jadi, seluruh kasat dilibatkan untuk pelaksanaan operasi tersebut," ujarnya.
Operasi Fajar ini bertujuan untuk menekan angka kriminal. Karena, selama ini banyak pelaku kriminal yang mengubah waktu operasi. Jika sebelumnya mereka melakukan pada malam hari, kini mulai bergeser mulai dari pagi hingga siang hari, antara pukul 06.00-12.00.
"Operasi ini juga digelar di jalan-jalan, sasarannya pengendara kendaraan bermotor. Kita lakukan pemeriksaan tidak hanya terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan, tapi juga barang-barang yang ada di dalamnya. Hasilnya, kita sudah sita sejumlah senjata tajam," kata Unggung.
Sementara itu, Kapolresta Bogor AKBP Nugroho Slamet Wibowo mengatakan, sejak digelarnya Operasi Fajar kasus pencurian kendaraan bermotor terus mengalami penurunan. Jika sebelumnya setiap hari ada saja warga yang melapor kehilangan motor atau mobil, kini kuantitasnya terus menurun. (Soewidia Henaldi)