Minggu, 5 Februari 2012
Bursa EUROPE :FTSE 100* 5796.07 naik 5.35 atau 0.09% |DAX 6655.63 naik 38.99 atau 0.59%              Bursa U.S :DJIA 12705.41 turun -11.05 atau -0.09% |Nasdaq 2859.68 naik 11.41 atau 0.40%               Transjakarta mogok di depan RS Dharmais akibatnya arus lalin S Parman arah Slipi tersendat. (TMC)              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Warta
Minggu, 17 Januari 2010 | 17:55 WIB
Masyarakat Cirebon Datangi Rumah Bos Aliran Sesat

Cirebon, Warta Kota

Ratusan warga di Kelurahan Argasunya kota Cirebon bersama sejumlah Ormas Islam dan ulama serta santri se-Kota Cirebon mendatangi kediaman Ahmad Tantowi (57), tersangka pimpinan aliran sesat "Surga Aden," Minggu (17/1).

Mereka meminta pemerintah dan kepolisian untuk membubarkan aliran tersebut serta menolak kedatangan kembali pimpinan aliran tersebut.

Berdasarkan pantauan, warga mendatangi rumah Ahmad Tantowi yang berada di Kampung Surapanda, Keluarahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, sekitar pukul 10.00 sambil membawa poster yang bertuliskan hujatan kepada pimpinan aliran tersebut yang dianggap telah menodai agama Islam.

Selain berteriak menghujat dan mengusir Ahmad Tantowi berserta pengikutnya, sejumlah warga yang marah sempat melempari rumah tersebut dengan batu namun berhasil diredam oleh pimpinan aksi.

"Kami tidak rela jika Ahmad Tantowi dan para pengikutnya menginjakkan kaki lagi di tanah Cirebon. Mereka telah menodai agama Islam dan menyesatkan," kata Ustadz Ujang Zakaria pemimpin aksi.

Menurut Ujang dengan ditetapkannya Ahmad Tantowi sebagai tersangka oleh Polisi karena dianggap telah melakukan pencabulan dan penistaan agama menyebabkan warga Cirebon marah, bahkan dianggap telah mencoreng nama baik Cirebon sebagai kota wali.

Setelah cukup berorasi, warga kemudian melakukan tahlil dan doa bersama memohon agar masyarakat Cirebon dijauhkan dari pengaruh segala ajaran yang menyesatkan seperti "Surga Aden."

Sementara itu KH Muslim, pimpinan Ponpes Cibogo, Argasunya mengaku kecolongan dengan muncul dan menetapnya aliran sesat "Surga Aden" di Argasunya. Bahkan dia juga menyatakan perang terhadap Ahmad Tantowi jika setelah proses hukum dia memilih kembali lagi ke kampung tersebut.

"Kami merasa kecolongan sebuah aliran sesat muncul di kampung kami. Kami tidak rela jika Ahmad Tantowi dan pengikutnya kembali lagi ke Cirebon karena mereka telah melecehkan dan mendustakan agama Islam," kata Kyai Muslim yang juga pimpinan Foskawal.

Setelah berorasi dan berdoa bersama, warga kemudian menyegel rumah tersebut. Tidak hanya itu, warga juga kemudian mendatangi dan melakukan hal serupa di rumah Ahmad Tantowi yang lain di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon yang katanya bernama Istana "Surga Aden" sekaligus tempat pembaiatan para jamaahnya.

Bahkan warga Pamengkang diingatkan agar tidak terlena dengan kedermawanan Ahmad Tantowi yang selama ini dibangga-banggakan oleh warga setempat padahal mempunyai misi lain di balik kedermawanannya tersebut. (Ant/apr)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved