Selasa, 7 Februari 2012
Bursa EUROPE :FTSE 100* 5892.20 turun -8.87 atau -0.15% |DAX 6764.83 turun -1.84 atau -0.03%              Bursa U.S :DJIA 12845.13 turun -17.10 atau -0.13% |Nasdaq 2901.99 turun -3.67 atau -0.13%              Kompas TV di saluran bctv (40 UHF) Surabaya, mostv (52 UHF) Palembang, khatulistiwatv (39 UHF) Pontianak, makassartv ( 23 UHF) Makassar, dan dewatatv ( 23 UHF) Bali.              KompasTV di saluran ktv (28 UHF) untuk wilayah Jabodetabek, stv (34 UHF) Bandung, btv (47 UHF) Semarang, atv (32 UHF) Batu-Malang Raya              
Home  |  Layanan Umum  |  City News
Selasa, 5 Januari 2010 | 21:24 WIB
Tak Mampu Bayar Utang, Wanita Loncat Dari Fly Over
Ilustrasi/Istimewa

Jatinegara, Warta Kota

Stres karena merasa tak mampu membayar utang sebesar Rp 2 juta, Asmintarsih (19) mencoba bunuh diri dengan terjun bebas dari atas Fly Over Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (5/1) sekitar pukul 05.30.

Namun usaha bunuh diri yang dilakukan warga Jalan Cipinang Latihan RT 14/03, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara, itu tak merenggut nyawanya. Kini dia malah terluka parah karena kedua tangan dan kaki kanannya patah, seluruh wajahnya luka memar dan tergores, serta keningnya robek sehingga harus mendapatkan delapan jahitan.

Sesaat setelah mendarat di aspal Jalan Bekasi Timur, tubuh Asmintarsih dilarikan ke RS Persahabatan, Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan intensif.

Penyebab kenekatan Aswintarsih ini diketahui setelah polisi menemukan surat wasiat di kantong celana hitam yang dikenakan perempuan itu. Dari surat tersebut diketahui bahwa Asmintarsih tertekan karena masih berutang sebesar Rp 2 Juta di tempat kerjanya yang lama, sebuah yayasan di kawasan Cipinang, Jakarta Timur..

Suherman (45) ayah Aswintarsih mengatakan anaknya meminjam uang sebesar Rp 2 Juta dari koperasi yayasan tempatnya  bekerja dulu, sekitar 5 bulan lalu.

"Uang itu dipinjam untuk diberikan kepada teman lelakinya atau pacarnya. Alasannya karena teman lelakinya butuh uang untuk bayar kontrakan di mana ibunya tinggal," kata Suherman saat ditemui di RS Persahabatan.

Menurut dia lagi, anaknya tak bekerja di yayasan itu lagi, dan sudah menganggur selama tiga bulan.

 "Saya lihat dia keluar rumah tadi pagi, katanya mau olahraga. Tapi akhirnya saya dengar kabar seperti ini," ungkapnya sedih.

Sementara itu di lokasi kejadian, seorang saksi mata, Nelly (42) mengatakan sekitar pukul 05.30 dia melihat  Asmintarsih, yang mengenakan kemeja kuning dan celana pendek, sempat membeli air minum di warung miliknya.

"Dia datang dari arah Cipinang di Jalan Bekasi Timur, dengan sedikit berlari-lari seperti orang yang olahraga pagi. Tapi dia memang tak pakai pakaian olahraga," ujarnya.

Menurut Nellly, setelah belanja air minum Asmintarsih naik ke fly over prumpung melalui tangga di kolong fly over tersebut. "Begitu di atas fly over saya lihat dia langsung menaiki pagar pembatas dan terjun bebas," katanya.

Kapolsektro Jatinegara Kompol Sriyanto membenarkan pihaknya menemukan surat wasiat dari pelaku. Dari situlah diperkirakan motif korban melakukan aksi nekat ketahuan. Ia mengatakan sampai kini pihaknya belum memeriksa korban untuk karena masih dalam keadaan kritis.
(Budi SL Malau)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved