




Tanjungpinang, Wartakotalive.com
Bazar menyambut tahun baru Imlek 2563 mulai semarak dan meriahkan suasana malam di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.
Sejumlah bazar di Jalan Merdeka, Jalan Pos dan Jalan Pasar Baru mulai menjajakan pernak pernik Imlek yang menjadi tradisi setiap pergantian tahun bagi warga Tionghoa. "Bazar ini untuk membantu warga menyambut tahun baru Imlek 2563 yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhannya dalam menyambut tahun baru," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tanjungpinang, Bobby Jayanto, saat pembukaan bazar di Tanjungpinang, Selasa malam.
Bobby mengatakan, bazar Imlek yang diselenggarakan Kadin Tanjungpinang bekerja sama Yayasan Wahana Aspirasi Kepri akan berlansung hingga 22 Januari 2012, sehari sebelum peryaan Imlek. "Bazar ini dari rakyat untuk rakyat, selain menjual pernak pernik untuk Imlek, juga ditampilkan berbagai kesenian masyarakat Tionghoa setiap malam," ujarnya.
Menurut mantan Ketua DPRD Tanjungpinang periode 2004-2009 itu, pedagang yang ikut berjualan di bazar tidak dipungut biaya untuk menempati stan yang sudah disediakan. "Barang-barang yang dijual juga harga grosir untuk meringankan warga," katanya.
Selain itu, untuk menyambut Imlek yang jatuh pada 23 Januari 2012, menurut dia juga akan dibagikan sembako bagi warga Tionghoa yang kurang mampu. "Warga kurang mampu sudah didata dan segera kami bagikan sembako gratis menjelang Imlek," ujarnya.
Pedagang yang ikut bazar pada umumnya menjual pernak-pernik Imlek yang bergambarkan naga, karena menurut kalender China tahun 2563 merupakan Shio Naga. (kompas.com)


|
|

Uli Bakar adalah makanan khas Betawi, terbuat dari ketan, dibakar dan biasanya dimakan dengan tape ketan atau bisa juga dengan serundeng kelapa yang dicampur dengan sedikit gula pasir.
Resep Uli Bakar
Sumber: NN
Bahan:
100gr kelapa parut atau 300ml santan (1 kelapa)
200 gram beras ketan, rendam minimal 1 jam
170 - 200 ml air
1 lembar daun pandan
1 sdt garam (bisa lebih tergantung selera)
Cara membuat :
Kukus beras ketan selama 10 menit. Sementara itu panaskan santan, garam dan daun pandan. Masukkan beras ketan ke dalam santan. Aduk hingga santan mengering.
Kukus kembali ketan hingga matang, tambahkan kelapa parut. Beri garam sesuai selera. Selagi ketan masih panas, campur dengan kelapa dan dihaluskan/ditumbuk.
Setelah dingin, potong-potong lalu panggang uli hingga kecoklatan. Sajikan dengan sambal oncom atau serundeng kelapa.