

Semanggi, Wartakotalive.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (7/2) dibuka menguat 10,66 poin di tengah bursa regional yang bergerak fluktuatif.
IHSG BEI dibuka naik 10,66 poin atau 0,27 persen ke posisi 3.985,44. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 2,71 poin atau 0,39 persen ke posisi 696,54 poin.
"IHSG dibuka menguat, bursa Asia pagi ini bergerak 'mixed' dengan kecenderungan melemah seiring koreksi yang terjadi di bursa global dan komoditas," kata analis Samuel Sekuritas, Christine Salim di Jakarta, Selasa, seperti dikutip Antara.
Ia mengatakan, minimnya sentimen baru membuat pasar masih menantikan hasil keputusan dana talangan (bailout) Yunani malam ini.
Ia memproyeksikan, IHSG hari ini diperkirakan kembali meneruskan koreksi seiring minimnya sentimen positif baru di bursa regional dan domestik dengan level batas bawah di level 3.938 poin.
"Rilis data produk domestik bruto (PDB) yang tumbuh 6,5 persen di 2011 tidak berpengaruh banyak ke pasar karena sesuai ekspektasi, beberapa saham perbankan dan baja diperkirakan akan kembali terkoreksi hari ini," katanya.
Analis Sinarmas Sekuritas, Jeff Tan menambahkan, pada perdagangan hari ini, secara teknikal indeks BEI diperkirakan bergerak melemah dengan kisaran level 3.942-4.005 poin.
"Perkembangan seputar krisis utang Eropa terutama tenggat waktu mengenai pengaturan kesepakatan untuk kebijakan utang Yunani akan memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks hari ini," katanya.
Ia mengemukakan, beberapa saham-saham yang dapat diperhatikan untuk transaksi hari ini antara lain, Sampoerna Agro (SGRO), Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), PP Lodon Sumatera Indonesia (LSIP), Bank Mandiri (BMRI).
Sementara untuk bursa regional diantaranya indeks Hang Seng menguat 71,52 poin (0,34 persen) ke level 20.780,46, indeks Nikkei-225 turun 18,22 poin (0,20 persen) ke level 8.909,96 dan Straits Times menguat 10,63 poin (0,37 persen) ke level 2.950,98.

