

Bogor, Wartakotalive.com
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Darmaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memprediksikan selama bulan Februari wilayah Bogor dan sekitarnya akan diguyur hujan.
"Potensi hujan pada bulan Februari lebih sering terjadi dibanding bulan Januari. Hujan berpotensi turun pagi, sore hingga malam hari," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Dramaga, Hendri Antoro, di Bogor, Jumat (3/2), seperti dikutip Antara.
Hendri menyebutkan, untuk memperkirakan cuaca ada tiga parameter yakni global, regional dan lokal. Untuk cuaca global saat ini wilayah Indonesia mengalami La Nina lemah.
Karena adanya La Nina lemah mempengaruhi iklim regional, dimana wilayah Jawa terjadi pertemuan angin sehingga menyebabkan terjadinya hujan disertai angin yang sering terjadi akhir-akhir ini.
"Secara global kita sedang mengalami La Nina lemah, yang mempengaruhi iklim regional dimana wilayah Jawa dipengaruhi angin yang menyebabkan hujan lokal setiap hari," katanya.
Sementara itu, selama Februari ini curah hujan yang turun normal dengan intensitas ringan hingga sedang.
Berdasarkan prakiraan cuaca tersebut, lanjut Hendri, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya hujan disertai angin kencang dan petir.
"Potensi terjadinya hujan disertai petir dan angin masih terjadi. Oleh karena itu masyarakat diminta waspada. Sudah saatnya pohon yang rapuh-rapuh dipangkas rantingnya agar tidak terjadi adanya pohon tumbang ataupun patah. Selain itu, masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai juga mewaspadai adanya longsoran dan air pasang karena debit sungai meningkat akibat hujan," kata Hendri.
Hendri menambahkan, Bogor telah memasuki puncak musim hujan dimana selama bulan Februari ini intensitas hujan akan lebih sering turun dan diperkirakan akan berlangsung hingga Maret mendatang.

