
Bekasi, Wartakotalive.com
Seorang kuli bangunan tiba-tiba mengamuk dan membacok tiga orang rekan kerjanya, di Perumahan Permata Serang Baru, Desa Sukasari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Rabu (1/2) subuh. Pelaku diketahui baru keluar dari sebuah Rumah Sakit Jiwa di Jawa Tengah, enam bulan lalu.
Chosikin (35), kuli bangunan yang membacok rekannya itu sempat diamankan di Polsekta Serang Baru sebelum dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sementara tiga orang korban yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Amanda, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan perawatan.
Chosikin diketahui sudah 29 hari ikut menjadi kuli bangunan yang mengerjakan rumah sebuah rumah di perumahan baru itu. Dia diajak oleh kakaknya, Ismail (43). Selama proses pembangunannya belum selesai, Chosikin dan kuli bangunan yang lain tidur di rumah-rumah yang dibangun itu.
Keterangan yang dihimpun Warta Kota menyebutkan, malam sebelum kejadian, Chosikin tidur bersama Hasan (30), rekan kerjanya di rumah Blok I-3 Nomor 20. “Tiba-tiba sekitar pukul 04.15, tanpa sebab yang jelas, Chosikin bangun dari tidur langsung mengambil golok dan membacok leher Hasan,” kata Kapolsekta Serang Baru AKP Sudiyono, kemarin.
Hasan berteriak meminta tolong rekannya yang lain. Sunarto (70), yang tengah tidur di seberang rumah bersama Sutrimo (40), mengaku mendengar suara teriakan itu. Dilihatnya Hasan sedang terkapar di atas tikar. Saat hendak menolong Hasan, Chosikin yang masih memegang golok juga melukai Sunarto.
Dia terluka di kepala, jari kelingkingnya bahkan nyaris putus. Sunarto pun lari menyelamatkan diri. Lelaki asal Purbalingga, Jawa Tengah ini segera mendatangi mushola terdekat. “Saya lari ke mushola untuk minta tolong warga, soalnya subuh itu biasanya di mushola sudah ada orang,” tuturnya, kemarin.
Seperti halnya Sunarto, Sutrimo juga dibabat golok oleh Chosikin. Sutrimo ambruk setelah terluka di bagian kepala, tangan dan dada karena sabetan golok Chosikin. Marsono (34), keponakan Sunarto, bersama warga lainnya akhirnya berhasil meringkus Chosikin.
Marsono akhirnya membawa ketiga korban luka bacok itu ke Rumah Sakit Amanda, Cikarang Selatan. Ketiganya hingga kemarin masih menjalani perawatan di Ruang Mawar. Ditanya penyidik Polsekta Serang Baru, Ismail, kakak pelaku mengakui bahwa Chosikin baru sekitar enam bulan lalu keluar dari sebuah Rumah Sakit Jiwa di Magelang, Jawa Tengah.
Demi menjaga kondisi kejiwaan pelaku, polisi akhirnya membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati. “Kami akan periksakan yang bersangkutan ke psikiater,” kata Kapolsek. (chi)

